9 Juli 1998: Lahirnya detikcom, Tonggak Penting Jurnalisme Digital Indonesia
Pada 9 Juli 1998, detikcom resmi hadir sebagai portal berita daring yang kemudian berkembang menjadi salah satu media digital terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia. Kehadirannya menandai perubahan besar dalam cara masyarakat memperoleh informasi. Berbeda dengan media cetak yang memiliki jadwal terbit harian atau mingguan, detikcom mengusung konsep breaking news, yakni menyampaikan perkembangan peristiwa secara cepat dan berkelanjutan. Pendekatan ini menjadi salah satu fondasi lahirnya budaya konsumsi berita real-time di Indonesia.
Sumber: Detikcom (Wikipedia)
detikcom didirikan oleh empat tokoh, yaitu Budiono Darsono, Yayan Sopyan, Abdul Rahman, dan Didi Nugrahadi. Sebagian besar pendirinya memiliki latar belakang sebagai jurnalis yang telah berpengalaman di berbagai media nasional. Domain detik.com telah aktif sejak akhir Mei 1998, sementara penyajian berita secara penuh dimulai pada 9 Juli 1998, yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahir detikcom. Pada masa awal operasionalnya, fokus pemberitaan meliputi politik, ekonomi, dan teknologi informasi, sebelum kemudian berkembang ke berbagai bidang lain seperti olahraga, hiburan, otomotif, gaya hidup, dan masih banyak lagi.
Lahirnya detikcom tidak dapat dilepaskan dari situasi Indonesia pada 1998, yaitu masa transisi setelah berakhirnya pemerintahan Orde Baru. Perkembangan internet yang mulai dikenal masyarakat, dipadukan dengan meningkatnya kebutuhan akan informasi yang cepat dan aktual, menciptakan ruang bagi media daring untuk berkembang. Dalam konteks tersebut, detikcom menjadi salah satu pelopor yang memperkenalkan model jurnalisme digital berbasis pembaruan berita secara terus-menerus, sebuah konsep yang kemudian diikuti oleh banyak media online lainnya di Indonesia.
Perjalanan detikcom terus mengalami perkembangan. Pada 3 Agustus 2011, perusahaan ini diakuisisi oleh Trans Media yang berada di bawah CT Corp. Akuisisi tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam ekspansi bisnis media digital di Indonesia. Seiring waktu, detikcom memperluas ekosistem medianya melalui berbagai kanal berita dan layanan digital, serta menjadi bagian dari Detik Network yang menjangkau jutaan pembaca setiap hari. Meskipun lanskap media terus berubah, detikcom tetap dikenal sebagai salah satu pionir yang berperan besar dalam membentuk kebiasaan masyarakat Indonesia mengakses berita secara online dan real-time.
Referensi:
Wikipedia – Detik.com
Profil detikcom (Universitas Multimedia Nusantara)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar